Bermalam aku dalam keguguhan hatiku yang memikirkanmu
Tak berencana yang setelahnya menjadi rencana panjang NYA
Entahlah apa guna aku lakukan persembahan hanya mengharapmu
Terpental-pentul jiwaku dan nihil yang diberikan NYA
Tiba ku membaca kisah keikhlasan yang menyadarkan aku
Tanpa terlelap dalam tidur yang memghayalkanmu
Terasa bisa membunuh ku kapanpun dan tak terduga
Walau harus itu ditanganmu aku rela
Karena aku memulai belajar mengikhlaskan segala demi dirimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar